Postingan

Menampilkan postingan dengan label Nasional

MUI Mengimbau Umat Islam Maafkan Pelaku G30S/PKI

Gambar
Insiden yang terjadi soal penggrebekan LBH Jakarta oleh sejumlah masa terkait isu kebangkitan PKI, membuat MUI ikut angkat bicara.Wakil Ketua MUI, Zainut Tauhid dalam hal ini mengimbau kepada umat Islam untuk memaafkan pelaku yang terlibat dalam G30S/PKI. Sebab, ia percaya bahwa umat Islam merupakan umat yang pemaaf."MUI percaya bahwa umat Islam Indonesia adalah umat pemaaf dan bukan umat pendendam. Untuk hal tersebut, MUI mengimbau kepada seluruh umat Islam Indonesia agar dapat memaafkan semua orang yang pernah terlibat dalam peristiwa G 30 S/PKI tahun 1965, dengan tidak melupakan peristiwa sejarah yang pahit dan kelam tersebut," katanya dalam keterangan tertulis, Selasa (19/9). Hal itu didasari agar bangsa Indonesia tak terbebani oleh sejarah masa lalu. Meski demikian, kata Zainut, Komunis merupakan paham yang bertentangan dengan ideologi negara pancasila. Oleh karena itu ia mendukung ketetapan MPRS soal pembubaran PKI."MUI mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesi…

Wiranto: Jangan Jadikan Isu PKI untuk Kepentingan Politik

Gambar
JAKARTA - Menko Polhukam Wiranto mengaku, dirinya enggan membahas isu kebangkitan PKI. Sebab, mengenai hal ini pernah disampaikan setahun yang lalu, termasuk mekanisme penyelesaian yang harus dilakukan pemerintah.Menurutnya, terkait peristiwa 1965 dan pelanggaran HAM lainnya, tidak mungkin seluruhnya diselesaikan melalui jalur yudisial atau peradilan. Alasannya, karena waktu yang sudah lama dan saksi sudah banyak yang meninggal."Maka cara-cara nonyudisial yang kita kedepankan. Bagaimana? Ini akan kita kembangkan bersama-sama," tutur Wiranto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (22/9/2017).Wiranto mengatakan, Indonesia memiliki modal kuat tentang kultur masyarakat yang mengedepankan jalan musyawarah mufakat dalam menyelesaikan konflik di masa lalu.Maka itu, perdebatan mengenai hal ini agar disudahi supaya negara tidak terus menerus terbelenggu dan terjebak masa lalu. Karenanya, pemerintah meminta kesadaran masyarakat untuk melihat kepentingan bangsa ke depan.Wirant…

Mengaku Masih Ada Kerjaan, Habib Rizieq Tak Jadi Pulang Usai Lebaran Haji

Gambar
KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Petunjuk soal kapan Habib Rizieq Shihab akan pulang ke tanah air sempat terlihat. Beberapa orang dekatnya menyebutkan, kemungkinan besar sang Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) tersebut akan tiba di Indonesia usai Idhul Adha. Namun belakangan, hal tersebut ditepis oleh pengacara Habib Rizieq, Sugito Atmo Pawiro. Menurutnya, Habib Rizieq belum akan pulang dalam waktu dekat. “Enggak jadi (pulang usai lebaran haji). Katanya: ‘Nanti dulu, Sugito. Masih ada yang harus saya kerjakan di sini.’ Begitu kata beliau,” ujar Sugito saat dihubungi di Jakarta, Kamis (21/9/2017). Selain ada kerja, kata dia, Habib Rizieq menunda kepulangannya demi menjaga keamanan di tanah air. Dirinya tak mau memunculkan kegaduhan usai tiba di Indonesia. “Beliau bilang: ‘Lebih baik saya sini saja dulu. Daripada nanti saya balik hiruk-pikuk, mendingan saya di Arab Saudi dulu’,” ujar Sugito menirukan ucapan kliennya. Saat ditanya lebih lanjut, Sugito mengaku tidak tahu-menahu soal rencana …

Penyakit Novanto Kembali Bertambah

Gambar
Metrotvnews.com, Jakarta: Penyakit Ketua DPR RI Setya Novanto kembali bertambah. Setelah didiagnosa menderita vertigo, Jantung, dan ginjal, kini Ketua Umum Partai Golkar itu menderita sinusitis.Kakak kandung Novanto, Setyo Lelono mengatakan, Novanto tidak bisa tidur lantaran menderita sinusitis. Novanto pun terpaksa harus mengenakan masker khusus agar bisa bernafas dengan baik. "Waktu saya dateng dia mengeluh. Katanya boleh pakai masker atau tidak. Tapi saya tanya dulu sama dokter kira-kira harus seperti apa," ujar Setyo di Rumah Sakit Premier Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa, 19 September 2017.Setyo menduga vertigo yang diderita Novanto berasal dari penyakit sinusitisnya. Novanto pun diperiksa untuk mendapat tindakan lebih lanjut."Saya enggak tahu dokter ambil tindakan untuk ginjal atau sinus dulu. Nah ini saya belum dapet kepastian," ujarnya.Setyo menduga banyak penyakit bersarang di tubuh Novanto lantaran gaya hidupnya yang kurang teratur. Ia menuturkan, Novant…

Terungkap, Ini Alasan KPK Belum Mau Periksa Setnov Meski Sudah Sehat

Gambar
KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Meski telah mendapat lampu hijau dari dokter untuk memeriksa Ketua DPR RI Setya Novanto, namun Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum mau melakukan hal itu. Pasalnya, menurut Juru Bicara KPK Febri Diansyah, kehadiran pihaknya ke RS Premier Jatinegara adalah untuk memantau kondisi kesehatan Setnov secara langsung. Hal itu lantaran pada Senin lalu, Setnov yang sejatinya diperiksa KPK sebagai tersangka e-KTP harus menjalani operasi pada jantungnya. ‎”Pemeriksaan tidak kami lakukan pada Rabu (20/9/201) karena tim akan membawa hasil pengecekan hari tersebut dan Senin untuk dibahas bersama di KPK,” kata Febri di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan. Dari pembahasan itulah, Febri mengatakan akan ada tindakan selanjutnya yang akan dilakukan penyidik antirasuah. Termasuk, apakah akan menggandeng Ikatan Dokter Indonesia (IDI) untuk dimintai pertimbangannya sebagai second opinion terhadap kondisi Ketua Umum Partai Golkar itu. “Tentu saja dari hasil ini ditentukan a…

MUI Mengimbau Umat Islam Maafkan Pelaku G30S/PKI

Gambar
Insiden yang terjadi soal penggrebekan LBH Jakarta oleh sejumlah masa terkait isu kebangkitan PKI, membuat MUI ikut angkat bicara.Wakil Ketua MUI, Zainut Tauhid dalam hal ini mengimbau kepada umat Islam untuk memaafkan pelaku yang terlibat dalam G30S/PKI. Sebab, ia percaya bahwa umat Islam merupakan umat yang pemaaf."MUI percaya bahwa umat Islam Indonesia adalah umat pemaaf dan bukan umat pendendam. Untuk hal tersebut, MUI mengimbau kepada seluruh umat Islam Indonesia agar dapat memaafkan semua orang yang pernah terlibat dalam peristiwa G 30 S/PKI tahun 1965, dengan tidak melupakan peristiwa sejarah yang pahit dan kelam tersebut," katanya dalam keterangan tertulis, Selasa (19/9). Hal itu didasari agar bangsa Indonesia tak terbebani oleh sejarah masa lalu. Meski demikian, kata Zainut, Komunis merupakan paham yang bertentangan dengan ideologi negara pancasila. Oleh karena itu ia mendukung ketetapan MPRS soal pembubaran PKI."MUI mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesi…

MUI Mengimbau Umat Islam Maafkan Pelaku G30S/PKI

Gambar
Insiden yang terjadi soal penggrebekan LBH Jakarta oleh sejumlah masa terkait isu kebangkitan PKI, membuat MUI ikut angkat bicara.Wakil Ketua MUI, Zainut Tauhid dalam hal ini mengimbau kepada umat Islam untuk memaafkan pelaku yang terlibat dalam G30S/PKI. Sebab, ia percaya bahwa umat Islam merupakan umat yang pemaaf."MUI percaya bahwa umat Islam Indonesia adalah umat pemaaf dan bukan umat pendendam. Untuk hal tersebut, MUI mengimbau kepada seluruh umat Islam Indonesia agar dapat memaafkan semua orang yang pernah terlibat dalam peristiwa G 30 S/PKI tahun 1965, dengan tidak melupakan peristiwa sejarah yang pahit dan kelam tersebut," katanya dalam keterangan tertulis, Selasa (19/9). Hal itu didasari agar bangsa Indonesia tak terbebani oleh sejarah masa lalu. Meski demikian, kata Zainut, Komunis merupakan paham yang bertentangan dengan ideologi negara pancasila. Oleh karena itu ia mendukung ketetapan MPRS soal pembubaran PKI."MUI mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesi…

Sembarangan Ganti Nama Orang, Jonru Kembali Dipolisikan

Gambar
KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Pegiat media sosial Jonru Ginting kembali harus berurusan dengan kepolisian lantaran dilaporkan atas tuduhan pencemaran nama baik. Pelapornya adalah Muannas al Aidid yang sempat dituding Jonru anak dari tokoh PKI, DN Aidit. “Kami temukan Jonru mengubah nama belakang Aidid yang diakhiri huruf ‘D’ menjadi ‘T’. Ini sudah fitnah besar, ujaran kebencian,” kata pengacara Muannas, Ridwan Syaidi Tarigan usai mengajukan laporan di Mapolda Metro Jaya, Selasa (19/9/2017) malam. Menurut Ridwan, unggahan Jonru Ginting di akunnya sangat berbahaya. Dia menyebut dirinya orang beriman, ikhlas dan tawakal, sementara kliennya seakan-akan orang berdosa. Hal ini menurutnya dapat memengaruhi orang banyak. “Klien kami ini tidak sengaja mencari, tapi ada yang ngetag. Ia tahu ada ujaran tersebut antara 1 September sampai 7 September,” ungkap Ridwan. Selain Jonru, Muannas juga melaporkan akun media sosial Facebook dengan nama Nugra Ze dan akun Twitter @Plato_id. Pada unggahan twitte…

Wiranto: Jangan Jadikan Isu PKI untuk Kepentingan Politik

Gambar
JAKARTA - Menko Polhukam Wiranto mengaku, dirinya enggan membahas isu kebangkitan PKI. Sebab, mengenai hal ini pernah disampaikan setahun yang lalu, termasuk mekanisme penyelesaian yang harus dilakukan pemerintah.Menurutnya, terkait peristiwa 1965 dan pelanggaran HAM lainnya, tidak mungkin seluruhnya diselesaikan melalui jalur yudisial atau peradilan. Alasannya, karena waktu yang sudah lama dan saksi sudah banyak yang meninggal."Maka cara-cara nonyudisial yang kita kedepankan. Bagaimana? Ini akan kita kembangkan bersama-sama," tutur Wiranto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (22/9/2017).Wiranto mengatakan, Indonesia memiliki modal kuat tentang kultur masyarakat yang mengedepankan jalan musyawarah mufakat dalam menyelesaikan konflik di masa lalu.Maka itu, perdebatan mengenai hal ini agar disudahi supaya negara tidak terus menerus terbelenggu dan terjebak masa lalu. Karenanya, pemerintah meminta kesadaran masyarakat untuk melihat kepentingan bangsa ke depan.Wirant…

Wiranto: Jangan Jadikan Isu PKI untuk Kepentingan Politik

Gambar
JAKARTA - Menko Polhukam Wiranto mengaku, dirinya enggan membahas isu kebangkitan PKI. Sebab, mengenai hal ini pernah disampaikan setahun yang lalu, termasuk mekanisme penyelesaian yang harus dilakukan pemerintah.Menurutnya, terkait peristiwa 1965 dan pelanggaran HAM lainnya, tidak mungkin seluruhnya diselesaikan melalui jalur yudisial atau peradilan. Alasannya, karena waktu yang sudah lama dan saksi sudah banyak yang meninggal."Maka cara-cara nonyudisial yang kita kedepankan. Bagaimana? Ini akan kita kembangkan bersama-sama," tutur Wiranto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (22/9/2017).Wiranto mengatakan, Indonesia memiliki modal kuat tentang kultur masyarakat yang mengedepankan jalan musyawarah mufakat dalam menyelesaikan konflik di masa lalu.Maka itu, perdebatan mengenai hal ini agar disudahi supaya negara tidak terus menerus terbelenggu dan terjebak masa lalu. Karenanya, pemerintah meminta kesadaran masyarakat untuk melihat kepentingan bangsa ke depan.Wirant…

Sembarangan Ganti Nama Orang, Jonru Kembali Dipolisikan

Gambar
KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Pegiat media sosial Jonru Ginting kembali harus berurusan dengan kepolisian lantaran dilaporkan atas tuduhan pencemaran nama baik. Pelapornya adalah Muannas al Aidid yang sempat dituding Jonru anak dari tokoh PKI, DN Aidit. “Kami temukan Jonru mengubah nama belakang Aidid yang diakhiri huruf ‘D’ menjadi ‘T’. Ini sudah fitnah besar, ujaran kebencian,” kata pengacara Muannas, Ridwan Syaidi Tarigan usai mengajukan laporan di Mapolda Metro Jaya, Selasa (19/9/2017) malam. Menurut Ridwan, unggahan Jonru Ginting di akunnya sangat berbahaya. Dia menyebut dirinya orang beriman, ikhlas dan tawakal, sementara kliennya seakan-akan orang berdosa. Hal ini menurutnya dapat memengaruhi orang banyak. “Klien kami ini tidak sengaja mencari, tapi ada yang ngetag. Ia tahu ada ujaran tersebut antara 1 September sampai 7 September,” ungkap Ridwan. Selain Jonru, Muannas juga melaporkan akun media sosial Facebook dengan nama Nugra Ze dan akun Twitter @Plato_id. Pada unggahan twitte…

Terungkap, Ini Alasan KPK Belum Mau Periksa Setnov Meski Sudah Sehat

Gambar
KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Meski telah mendapat lampu hijau dari dokter untuk memeriksa Ketua DPR RI Setya Novanto, namun Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum mau melakukan hal itu. Pasalnya, menurut Juru Bicara KPK Febri Diansyah, kehadiran pihaknya ke RS Premier Jatinegara adalah untuk memantau kondisi kesehatan Setnov secara langsung. Hal itu lantaran pada Senin lalu, Setnov yang sejatinya diperiksa KPK sebagai tersangka e-KTP harus menjalani operasi pada jantungnya. ‎”Pemeriksaan tidak kami lakukan pada Rabu (20/9/201) karena tim akan membawa hasil pengecekan hari tersebut dan Senin untuk dibahas bersama di KPK,” kata Febri di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan. Dari pembahasan itulah, Febri mengatakan akan ada tindakan selanjutnya yang akan dilakukan penyidik antirasuah. Termasuk, apakah akan menggandeng Ikatan Dokter Indonesia (IDI) untuk dimintai pertimbangannya sebagai second opinion terhadap kondisi Ketua Umum Partai Golkar itu. “Tentu saja dari hasil ini ditentukan a…

Penyakit Novanto Kembali Bertambah

Gambar
Metrotvnews.com, Jakarta: Penyakit Ketua DPR RI Setya Novanto kembali bertambah. Setelah didiagnosa menderita vertigo, Jantung, dan ginjal, kini Ketua Umum Partai Golkar itu menderita sinusitis.Kakak kandung Novanto, Setyo Lelono mengatakan, Novanto tidak bisa tidur lantaran menderita sinusitis. Novanto pun terpaksa harus mengenakan masker khusus agar bisa bernafas dengan baik. "Waktu saya dateng dia mengeluh. Katanya boleh pakai masker atau tidak. Tapi saya tanya dulu sama dokter kira-kira harus seperti apa," ujar Setyo di Rumah Sakit Premier Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa, 19 September 2017.Setyo menduga vertigo yang diderita Novanto berasal dari penyakit sinusitisnya. Novanto pun diperiksa untuk mendapat tindakan lebih lanjut."Saya enggak tahu dokter ambil tindakan untuk ginjal atau sinus dulu. Nah ini saya belum dapet kepastian," ujarnya.Setyo menduga banyak penyakit bersarang di tubuh Novanto lantaran gaya hidupnya yang kurang teratur. Ia menuturkan, Novant…

Mengaku Masih Ada Kerjaan, Habib Rizieq Tak Jadi Pulang Usai Lebaran Haji

Gambar
KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Petunjuk soal kapan Habib Rizieq Shihab akan pulang ke tanah air sempat terlihat. Beberapa orang dekatnya menyebutkan, kemungkinan besar sang Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) tersebut akan tiba di Indonesia usai Idhul Adha. Namun belakangan, hal tersebut ditepis oleh pengacara Habib Rizieq, Sugito Atmo Pawiro. Menurutnya, Habib Rizieq belum akan pulang dalam waktu dekat. “Enggak jadi (pulang usai lebaran haji). Katanya: ‘Nanti dulu, Sugito. Masih ada yang harus saya kerjakan di sini.’ Begitu kata beliau,” ujar Sugito saat dihubungi di Jakarta, Kamis (21/9/2017). Selain ada kerja, kata dia, Habib Rizieq menunda kepulangannya demi menjaga keamanan di tanah air. Dirinya tak mau memunculkan kegaduhan usai tiba di Indonesia. “Beliau bilang: ‘Lebih baik saya sini saja dulu. Daripada nanti saya balik hiruk-pikuk, mendingan saya di Arab Saudi dulu’,” ujar Sugito menirukan ucapan kliennya. Saat ditanya lebih lanjut, Sugito mengaku tidak tahu-menahu soal rencana …

Penyakit Novanto Kembali Bertambah

Gambar
Metrotvnews.com, Jakarta: Penyakit Ketua DPR RI Setya Novanto kembali bertambah. Setelah didiagnosa menderita vertigo, Jantung, dan ginjal, kini Ketua Umum Partai Golkar itu menderita sinusitis.Kakak kandung Novanto, Setyo Lelono mengatakan, Novanto tidak bisa tidur lantaran menderita sinusitis. Novanto pun terpaksa harus mengenakan masker khusus agar bisa bernafas dengan baik. "Waktu saya dateng dia mengeluh. Katanya boleh pakai masker atau tidak. Tapi saya tanya dulu sama dokter kira-kira harus seperti apa," ujar Setyo di Rumah Sakit Premier Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa, 19 September 2017.Setyo menduga vertigo yang diderita Novanto berasal dari penyakit sinusitisnya. Novanto pun diperiksa untuk mendapat tindakan lebih lanjut."Saya enggak tahu dokter ambil tindakan untuk ginjal atau sinus dulu. Nah ini saya belum dapet kepastian," ujarnya.Setyo menduga banyak penyakit bersarang di tubuh Novanto lantaran gaya hidupnya yang kurang teratur. Ia menuturkan, Novant…

MUI Mengimbau Umat Islam Maafkan Pelaku G30S/PKI

Gambar
Insiden yang terjadi soal penggrebekan LBH Jakarta oleh sejumlah masa terkait isu kebangkitan PKI, membuat MUI ikut angkat bicara.Wakil Ketua MUI, Zainut Tauhid dalam hal ini mengimbau kepada umat Islam untuk memaafkan pelaku yang terlibat dalam G30S/PKI. Sebab, ia percaya bahwa umat Islam merupakan umat yang pemaaf."MUI percaya bahwa umat Islam Indonesia adalah umat pemaaf dan bukan umat pendendam. Untuk hal tersebut, MUI mengimbau kepada seluruh umat Islam Indonesia agar dapat memaafkan semua orang yang pernah terlibat dalam peristiwa G 30 S/PKI tahun 1965, dengan tidak melupakan peristiwa sejarah yang pahit dan kelam tersebut," katanya dalam keterangan tertulis, Selasa (19/9). Hal itu didasari agar bangsa Indonesia tak terbebani oleh sejarah masa lalu. Meski demikian, kata Zainut, Komunis merupakan paham yang bertentangan dengan ideologi negara pancasila. Oleh karena itu ia mendukung ketetapan MPRS soal pembubaran PKI."MUI mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesi…

Wiranto: Jangan Jadikan Isu PKI untuk Kepentingan Politik

Gambar
JAKARTA - Menko Polhukam Wiranto mengaku, dirinya enggan membahas isu kebangkitan PKI. Sebab, mengenai hal ini pernah disampaikan setahun yang lalu, termasuk mekanisme penyelesaian yang harus dilakukan pemerintah.Menurutnya, terkait peristiwa 1965 dan pelanggaran HAM lainnya, tidak mungkin seluruhnya diselesaikan melalui jalur yudisial atau peradilan. Alasannya, karena waktu yang sudah lama dan saksi sudah banyak yang meninggal."Maka cara-cara nonyudisial yang kita kedepankan. Bagaimana? Ini akan kita kembangkan bersama-sama," tutur Wiranto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (22/9/2017).Wiranto mengatakan, Indonesia memiliki modal kuat tentang kultur masyarakat yang mengedepankan jalan musyawarah mufakat dalam menyelesaikan konflik di masa lalu.Maka itu, perdebatan mengenai hal ini agar disudahi supaya negara tidak terus menerus terbelenggu dan terjebak masa lalu. Karenanya, pemerintah meminta kesadaran masyarakat untuk melihat kepentingan bangsa ke depan.Wirant…

Terungkap, Ini Alasan KPK Belum Mau Periksa Setnov Meski Sudah Sehat

Gambar
KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Meski telah mendapat lampu hijau dari dokter untuk memeriksa Ketua DPR RI Setya Novanto, namun Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum mau melakukan hal itu. Pasalnya, menurut Juru Bicara KPK Febri Diansyah, kehadiran pihaknya ke RS Premier Jatinegara adalah untuk memantau kondisi kesehatan Setnov secara langsung. Hal itu lantaran pada Senin lalu, Setnov yang sejatinya diperiksa KPK sebagai tersangka e-KTP harus menjalani operasi pada jantungnya. ‎”Pemeriksaan tidak kami lakukan pada Rabu (20/9/201) karena tim akan membawa hasil pengecekan hari tersebut dan Senin untuk dibahas bersama di KPK,” kata Febri di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan. Dari pembahasan itulah, Febri mengatakan akan ada tindakan selanjutnya yang akan dilakukan penyidik antirasuah. Termasuk, apakah akan menggandeng Ikatan Dokter Indonesia (IDI) untuk dimintai pertimbangannya sebagai second opinion terhadap kondisi Ketua Umum Partai Golkar itu. “Tentu saja dari hasil ini ditentukan a…

MUI Mengimbau Umat Islam Maafkan Pelaku G30S/PKI

Gambar
Insiden yang terjadi soal penggrebekan LBH Jakarta oleh sejumlah masa terkait isu kebangkitan PKI, membuat MUI ikut angkat bicara.Wakil Ketua MUI, Zainut Tauhid dalam hal ini mengimbau kepada umat Islam untuk memaafkan pelaku yang terlibat dalam G30S/PKI. Sebab, ia percaya bahwa umat Islam merupakan umat yang pemaaf."MUI percaya bahwa umat Islam Indonesia adalah umat pemaaf dan bukan umat pendendam. Untuk hal tersebut, MUI mengimbau kepada seluruh umat Islam Indonesia agar dapat memaafkan semua orang yang pernah terlibat dalam peristiwa G 30 S/PKI tahun 1965, dengan tidak melupakan peristiwa sejarah yang pahit dan kelam tersebut," katanya dalam keterangan tertulis, Selasa (19/9). Hal itu didasari agar bangsa Indonesia tak terbebani oleh sejarah masa lalu. Meski demikian, kata Zainut, Komunis merupakan paham yang bertentangan dengan ideologi negara pancasila. Oleh karena itu ia mendukung ketetapan MPRS soal pembubaran PKI."MUI mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesi…

Sembarangan Ganti Nama Orang, Jonru Kembali Dipolisikan

Gambar
KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Pegiat media sosial Jonru Ginting kembali harus berurusan dengan kepolisian lantaran dilaporkan atas tuduhan pencemaran nama baik. Pelapornya adalah Muannas al Aidid yang sempat dituding Jonru anak dari tokoh PKI, DN Aidit. “Kami temukan Jonru mengubah nama belakang Aidid yang diakhiri huruf ‘D’ menjadi ‘T’. Ini sudah fitnah besar, ujaran kebencian,” kata pengacara Muannas, Ridwan Syaidi Tarigan usai mengajukan laporan di Mapolda Metro Jaya, Selasa (19/9/2017) malam. Menurut Ridwan, unggahan Jonru Ginting di akunnya sangat berbahaya. Dia menyebut dirinya orang beriman, ikhlas dan tawakal, sementara kliennya seakan-akan orang berdosa. Hal ini menurutnya dapat memengaruhi orang banyak. “Klien kami ini tidak sengaja mencari, tapi ada yang ngetag. Ia tahu ada ujaran tersebut antara 1 September sampai 7 September,” ungkap Ridwan. Selain Jonru, Muannas juga melaporkan akun media sosial Facebook dengan nama Nugra Ze dan akun Twitter @Plato_id. Pada unggahan twitte…