Postingan

Menampilkan postingan dengan label Kriminal

Curi Tiga Ponsel, Pemuda Tangsel Ditembak Polisi

Gambar
TANGERANG SELATAN - Nuryadi alias Tektek pelaku pencurian ini terkapar setelah timah panas petugas Polres Tangerang Selatan bersarang di kakinya. Nuryadi ditembak polisi karena melakukan perlawanan saat akan ditangkap.  Selain Nuryadi, petugas juga membekuk Endang Hidayat dan Syahroni Rusmawan. Kasat Reskrim Polres Kota Tangerang Selatan (Tangsel) AKP Alexander Yurikho mengatakan, terakhir kali ketiga pelaku beraksi di proyek pembangunan Kantor Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang.Para pelaku mencuri tiga unit ponsel, saat para korban tidur di dalam kamar proyek pembangunan tersebut. Para korban pun melaporkan kasus pencurian ini ke petugas kepolisian. Tak membutuhkan waktu lama, petugas pun mendapatkan identitas ketiga pelaku pencurian tersebut. "Karena melawan Nuryadi ditembak kakinya. Sedangkan dua pelaku lainnya menyerah," kata Alexander kepada wartawan pada Kamis, 27 Juli 2017 kemarin.Dari tangan para tersangka, polisi menyita tiga ponsel hasil curian. Dalam menja…

Curi Tiga Ponsel, Pemuda Tangsel Ditembak Polisi

Gambar
TANGERANG SELATAN - Nuryadi alias Tektek pelaku pencurian ini terkapar setelah timah panas petugas Polres Tangerang Selatan bersarang di kakinya. Nuryadi ditembak polisi karena melakukan perlawanan saat akan ditangkap.  Selain Nuryadi, petugas juga membekuk Endang Hidayat dan Syahroni Rusmawan. Kasat Reskrim Polres Kota Tangerang Selatan (Tangsel) AKP Alexander Yurikho mengatakan, terakhir kali ketiga pelaku beraksi di proyek pembangunan Kantor Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang.Para pelaku mencuri tiga unit ponsel, saat para korban tidur di dalam kamar proyek pembangunan tersebut. Para korban pun melaporkan kasus pencurian ini ke petugas kepolisian. Tak membutuhkan waktu lama, petugas pun mendapatkan identitas ketiga pelaku pencurian tersebut. "Karena melawan Nuryadi ditembak kakinya. Sedangkan dua pelaku lainnya menyerah," kata Alexander kepada wartawan pada Kamis, 27 Juli 2017 kemarin.Dari tangan para tersangka, polisi menyita tiga ponsel hasil curian. Dalam menja…

Gelar Jumpa Pers, Prabowo: Yang Saya Hormati Bapak Presiden SBY

Gambar
Prabowo Subianto menggelar jumpa pers usai pertemuan tertutup dengan SBY (Kiki BH/Kriminalitas.com) KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Seusai menggelar pertemuan tertutup, Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Ketua Umum Partai Gerindra menggelar jumpa pers di pendopo rumah SBY, di Cikeas, Jawa Barat, Kamis (27/7/2017).Dalam keterangan persnya, Prabowo sempat mengawali dengan menyebut SBY sebagai seorang presiden.“Yang saya hormati Bapak Presiden SBY,” ucap Prabowo mengawali keterangan resminya, di Cikeas, Jawa Barat.Ternyata Prabowo tidak keseleo lidah mengucap SBY sebagai presiden. Mengingat ada aturan konvensi internasional yang memungkinkan SBY tetap dipanggil dengan gelar presiden.“Saya sebut bapak presiden karena konvensi internasional menyatakan, gelar itu akan melekat terus,” tuturnya.Diketahui, isi pertemuan tertutup Prabowo-SBY membahas banyak hal. Satu di antaranya perihal kekecewaan dua purnawirawan jenderal tersebut atas disahkannya RUU Pemilu. Sjams…

Dua Karyawan Rumah Pemotongan Hewas Tewas Kestrum

Gambar
JAKARTA (Pos Kota)- Dua karyawan di RPHU (Rumah Pemotongan Hewan Unggas) di Jalan Peta Barat Kampung Rawalele Kalideres Jarta Barat, tewas kestrum Kamis (27/7/2107)Jasad Subekti yang bekerja sebagai mekanik dan Khoirul Ahmad (Satpam) ditemukan oleh Satpam Muroyadi di Instalasi Pengelolahan Limbah tempat kotoran pemotongan limbah.Diduga kedua korban meninggal karena kesetrum ketika akan memperbaiki instalasi listrik pengelolahan limbah.Peristiwa itu lalu dilaporkan ke Polsek Kalideres. Oleh polisi kedua jasad karyawan itu diangkat dibantu Tim SAR. Mayat karyawan itu lalu dibawa ke rumah sakit. Hingga Kamis malam polisi masih mengusutnya. (timyadi) taken from http://poskotanews.com/2017/07/27/dua-karyawan-rumah-pemotongan-hewas-tewas-kestrum/

Pria Ini Ngaku Bisa Gandakan Uang Rp10 Juta Jadi Rp1 Miliar, Tidak Disangka Ini Profesinya

Gambar
Laporan Reporter Tribun Jogja, Dwi Nourma HanditoTRIBUNNEWS.COM, BANTUL - Seorang petani bernama Sarjiman alias Toyo (44 tahun) asal Puron RT 48, Trimurti, Srandakan, Bantul ditangkap, Rabu (26/7/2017).Sarjiman ditangkap karena mengaku bisa menggandakan uang dan menipu Sutrisno (46 tahun) warga Bagongan, RT 16 Nomporejo, Galur, Kulonprogo.Ia melaporkan Sarjiman pada 11 Juli 2017 lalu.Sutrisno merasa ditipu oleh tersangka, karena dijanjikan akan dilipatgandakan uangnya namun tidak pernah terwujud.Panit Reskrim Polsek Srandakan, Iptu Yan Indah mengatakan kronologi dari kasus tersebut berawal saat pada Februari 2017, korban saat itu membutuhkan uang dan bertemu dengan Tukiman yang dalam ini berstatus saksi.Korban berkeluh-kesah dengan Tukiman terkait masalahnya."Saksi Tukiman kemudian menyampaikan kalau ada dokter uang di Srandakan. Akhirnya korban menemui pelaku dan berkomunikasi," kata Iptu Yan Indah, Kamis (27/7/2017).Korban menyerahkan uang sebesar Rp 10 juta kepada pelaku …

Hadapi Praperadilan Tersangka BLBI, KPK Beberkan 117 Bukti

Gambar
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  ‎Pekan ini Biro Hukum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadapi sidang praperadilan dari tersangka kasus dugaan korupsi penerbitan Surat Keterangan Lunas (SKL) Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI), Syafruddin Arsjad Temenggung (SAT).Novel Baswedan: Polri Tidak Akan Berani Mengungkap https://t.co/VfDq6L3mQl via @tribunnews— TRIBUNnews.com (@tribunnews) July 27, 2017
‎Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan hari ini, Kamis (27/7/2017) merupakan hari ketiga digelarnya sidang praperadilan Syafruddin Arsjad di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan."Kami sampaikan soal kasus BLBI, hari ini adalah hari ketiga praperadilan yang diajukan tersangka BLBI di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Tadi kami sampaikan banyak barang bukti," ucap Febri di KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.Febri melanjutkan ada sekitar‎ 117 dokumen berupa surat, proses komunikasi hingga dokumen posisi BPPN, KKSK hingga BPK yang dipaparkan penyidik ke hadapan hakim.Bukan…

Kosan Mewah Dirazia, Mbak-Mbak Gemes Kegelian Diperiksa Polisi

Gambar
Razia kos mewah di Surabaya (Budi/Kriminalitas.com) KRIMINALITAS.COM, Surabaya – Tim gabungan dari Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Surabaya bersama Satpol PP Kota Surabaya dan Garnisun menggelar razia di kos-kosan mewah di kawasan Surabaya.Hasilnya, petugas mendapati pasangan bukan suami istri di dalam kamar yang diduga mengkonsumsi narkoba di kos Metro House, di Jalan Dukuh Kupang Barat No 50A Surabaya. Keduanya diketahui bernama Syukur (41) warga Jalan Bromo Bangkala dan Novitasari Rahma Sistianik (26) warga Simorukun, Simomulyo, Sukomanunggal, Surabaya.Wakasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya, Kompol Anton Prasetyo menuturkan keduanya diduga kerap mengkonsumi narkoba lantran saat dites urine, ternyata hasiknya positig.“Kami pilih kos mewah. Bayangkan, sebulan tarifnya Rp 3 juta. Kami menduga bahwa penghuni ini rata-rata pekerja hiburan malam yang tidak jauh dari narkoba,” ujar Anton kepada wartawan, Kamis (27/6/2017).Sementara salah satu penghuni kos yang bebas narkoba, Rini, ti…

Istri yang Dibunuh Suami Ternyata Pelayan Kafe

Gambar
BEKASI (Pos Kota) – Wanita pelayan kafe dibunuh di rumah kontrakannya , Cikarang Timur, Bekasi, Selasa (25/7) malam. Dia dihabisi suaminya dengan digebuki dan dicakar setelah keduanya cekcok. Namun polisi belum mengungkap motif di balik pembunuhan ini.Sebelumnya menemui ajal, Rosidah, 37, sempat dilarikan tetangganya ke RS Sentra Medika, Pasir Gembong, Cikarang. Namun setiba di rumah sakit nyawanya keburu melayang.Sekujur tubuhnya terutama di bagian wajahnya penuh luka lebam, di antaranya kedua kelopak mata dan dahi. Sedangkan paha kanan dan kiri terdapat bekas luka cakaran sepanjang 12 Cm. Selain itu luka memar di betis kiri kanan dan dagu.Sementara itu, suaminya Edi Yanto, 38, ditangkap polisi di sebuah rumah sakit di Cikarang sesaat setelah kejadian. “Pelaku mengaku khilaf mencakar dan menggebuki secara membabi buta hingga nyawa istri sirinya melayang. Kami belum tahu motif tersangka melakukan itu, karena dia masih shock dan trauma. Dia belum dimintai keterangan,” kata Kasatreskrim…

LBH: Polisi Lamban Cari Penyiram Novel Lamban, Kasus Davidson Cepat

Gambar
JAKARTA (Pos Kota) – Direktur Eksekutif Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, Al Ghifari Aqsa mempertanyakan lambannya proses penyidikan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan. Pasalnya, sudah 106 hari pasca peristiwa itu terjadi namun polisi belum berhasil mengungkap pelaku maupun aktor dibalik penyerangan tersebut.Ghifari pun membandingkan pengusutan kasus tersebut dengan terungkapnya kasus-kasus kriminal yang belum lama ini terjadi di wilayah hukum Polda Metro Jaya.Salah satunya kasus perampokan di SPBU Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat. Perampokan yang menewaskan korbannya yakni nasabah bank, Davidson Tantono (30), itu terjadi pada Jumat (9/6/2017) dan pelakunya berhasil dibekuk kurang dari dua pekan kemudian.“Walaupun orangnya ataupun kasusnya mirip-mirip sebenarnya. Tapi kenapa di kasus tersebut polisi lebih cepat,” katanya, saat konferensi pers di Kantor PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (26/7/2017).Kemudian, ia mencontohkan kemb…

3 Pria Ditangkap Terkait Sabu

Gambar
JAKARTA (Pos Kota) – Tiga pria ditangkap di rumah do Jalan Matraman Jaya, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (26/7/2017) pagi. Polisi menyita 2 gram sabu dari mereka.Ketiga pria itu adalah GD (32), AW (30), dan MU (35). Kasubnit Narkoba Polsek Metro Menteng Iptu M Saputra, mengatakan tertangkapnya tiga pria itu berawal dari laporan masyarakat.Menurutnya, warga gerah dengan keberadaan rumah milik tersangka GD yang kerap didatangi orang tak dikenal untuk mengunakan narkoba. Mereka kahawatir hal itu akan memengaruhi anak-anak.Petugas segera menyelidiki laporan itu. Setelah dipastikan info tak meleset, petugas melakukan penggerebekan. “Mereka masih dalam pemeriksaan,” kata kapolsek. (silaen/yp) taken from http://poskotanews.com/2017/07/26/3-pria-ditangkap-terkait-sabu/

Yulianis Disebut Pakai Tutup Muka Agar Tak Ketahuan Bohong

Gambar
Suara.com - Pengacara Elza Syarif mencurigai tujuan anak buah M. Nazaruddin, Yulianis, bicara di hadapan panitia khusus hak angket terhadap KPK di DPR, untuk mendorong pembubaran KPK. "Tujuannya untuk apa? Ya untuk bubarin KPK. Sekarang Yulianis mau bunuh KPK, dia bilang KPK diatur sama Nazaruddin," kata Elza di kantornya, Jalan Latuhahary, nomor 19, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (26/7/2017).Salah satu informasi yang disampaikan Yulianis yaitu keterangan yang didengarnya dari Minarsih yang menyebutkan Nazaruddin pernah memberikan uang Rp1 Miliar kepada Adnan Pandu Praja di kantor hukum Elza Syarief. Saat itu, Adnan masih menjadi Komisioner KPK periode 2011-2015.Elza meminta KPK jangan tidak tinggal diam dengan adanya pernyataan Yulianis. Menurut Elza, Yulianis merupakan senjata makan tuan bagi KPK."KPK harus sadar dong. Proses pernyataan Yulianis itu. Jadinya senjata makan tuan, kan sekarang. Yulianis tidak jadi tersangka, di BAP (Berita Acara Pemeriksaan) di hotel mewa…

Tegur Pemotor Masuk Trotoar, Polisi akan Beri Penghargaan Sudirman

Gambar
Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Andry Wibowo. (Kanu/Kriminalitas.com). KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Kepolisian akan memberikan penghargaan bagi Sudirman (59), korban yang dibacok oleh seorang pengendara motor lantaran menegur orang yang melawan arus.Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Andry Wibowo menuturkan, penghargaan rencana akan diberikan sebagai wujud dedikasinya menegakkan aturan lalu lintas.“Kalau orang seperti ini kan tentunya harus diberikan apresiasi,” ujar Andry kepada Kriminalitas.com di Jakarta, Selasa (25/7/2017).Namun, sebelum memberikan penghargaan kepada Sudirman, Andry akan fokus menangkap pelaku pembacokan.“Kami tangkap pelakunya dulu, baru diceritakan kronologis dan faktanya, baru nanti kita coba lihat mengapresiasinya,” tutup Andry.Seperti diketahui, Sudirman ditusuk oleh pengendara motor saat berjalan di trotoar Jalan Dewi Sartika, Jakarta Timur. Saat itu, Sudirman baru keluar dari rumah sakit Budi Asih. Dia kemudian menegur pengendara motor yang melintas …

Kepulangan Habib Rizieq ke Indonesia Masih Misteri

Gambar
Ilustrasi Habib Rizieq Shihab. (Virza/Kriminalitas.com) KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Beredar isu kalau Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab akan kembali ke Indonesia saat milad FPI yang ke-19 pada 17 Agustus mendatang.Namun, kabar kepulangan Rizieq ternyata belum diketahui Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) Ustaz Bachtiar Nasir.“Belum ada, belum ada, kalau ada saya duluan yang tahu,” kata Bachtiar usai menghadiri acara Halal Bihalal di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, Selasa (25/7/2017).Diketahui, sudah sekitar tiga bulan Ketua Dewan Pembina GNPF MUI ini berada di negara Timur Tengah lantaran ditetapkan sebagai tersangka kasus pornografi oleh Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.Rencana kepulangan Rizieq pertama kali tersiar oleh salah satu kuasa hukumnya, Sugito Atmo Prawiro. Dia menyebut, sang habib bakal kembali ke Tanah Air kalau kondisi di Indonesia sudah aman.“Kalau memungkinkan, beliau ingin sekali hadir di Milad (hari ulang…

Diduga Sakit Hati Tak Berangkat KKN, Mahasiswi Undip Tuduh Dosennya Cabul

Gambar
TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - Fahmi (37), dosen Universitas Diponegoro melaporkan mahasiswinya ke Sentra Pelayanan Kepolisian Polrestabes Semarang, Selasa (25/7/2017).Warga Tembalang, Kota Semarang, ini melaporkan DN, mahasiswi Fakultas Sastra Undip, atas dugaan telah mencemarkan nama baiknya di Media Sosial."DN sekarang sudah tidak kuliah lagi meski masih tercatat sebagai mahasiswi Undip. Karena banyak kasus dan banyak mata kuliah yang belum terpenuhi akhirnya dia mengundurkan diri," kata Fahmi di Polrestabes Semarang.Sebagai koordinator pengelola Kuliah Kerja Nyata, Fahmi membatalkan DN untuk berangkat KKN ke Kabupaten Temanggung karena beberapa faktor."Dia tidak diberangkatkan karena absensinya bermasalah, banyak masalah dengan temannya, dan saat akan diberangkatkan minta fasilitas macam-macam seperti closet duduk serta AC," terang dia.Lantaran tidak diberangkatkan, DN membuat status di Facebook, Instagram, dan Line yang mencemarkan nama baik Fahmi sebagai dosen pe…

Usai Kakak Beradik Tewas Bunuh Diri, 3 Hal Ini yang Terjadi di Apartemen Gateway

Gambar
RIBUNNEWS.COM - Peristiwa mengenaskan terjadi pada Senin (24/7/2017) di Apartemen Gateway, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Jawa Barat.Sekitar pukul 17.00 WIB, dua wanita yang diketahui adalah sepasang kakak adik tewas mengenaskan di komplek apartemen tersebut.Keduanya adalah Elviana Parubak (30) dan Eva Septiani Parubak (28).Mereka mengakhiri hidup dengan cara terjun dari lantai 5A apartemen itu.Selang sehari setelah kejadian, sejumlah peristiwa pun hadir.Dihimpun Tribunwow.com, berikut ulasannya:1. Keluarga tak ingin jenazah di autopsiBerkaitan dengan kejadian nahas ini, keluarga Elviana dan Eva memutuskan untuk tak melakukan autopsi terhadap jasad korban.Dikatakan Kapolsek Cibeunying Kidul, Kompol Anton Purwantoro sebagaimana dikutip dari Tribun Jabar,  keluarga sudah ikhlas dengan kepergian dua wanita tersebut."Keluarga meminta jenazah tidak diautopsi. Itu adalah musibah dan takdir," ujar Anton di Mapolsek Cibeunying Kidul, Selasa (25/7/2017).Lebih lanjut, dijelaskannya, …

24 Jam Sehari dan 7 Hari Seminggu, “Patroli Satlantas Polres OKI” Siaga di Jalintim

Gambar
Tribratanews.polri.go.id – Polda Sumsel. Berbagai macam cara dan upaya telah dilakukan oleh Jajaran Satuan Lalulintas Polres OKI, dalam upaya menekan tingkat pelanggaran yang dapat berakibat kepada kecelakaan.Salah satunya dengan inovasi kreatif yang satu ini.Menghadirkan kendaraan dinas, berupa mobil patroli lalu lintas di sepanjang jalur lintas timur, selama 24 dalam sehari dan 7 hari dalam seminggu.Upaya kreatif yang sangat luar biasa ini, tentu akan sangat menyita waktu, tenaga dan anggaran dalam pelaksanaanya, sehingga memerlukan kesiapan sarana dan prasarana, serta sumber daya manusia, berupa personil satlantas yang harus siap fisik dan mental untuk melaksanakan tugas tersebut.Kasat Lantas Polres OKI AKP Polin EA Pakpahan SH, S.Ik, Senin (24/07) saat memberikan penjelasan tentang kebijakan terbaru tersebut menyampaikan bahwa, dengan melihat kehadiran Polisi dijalan raya lengkap dengan mobil dinas, rasa kepedulian para pengguna jalan untuk memperhatikan keselamatannya pasti akan …

Indonesia Darurat Narkoba, Polisi Kembali Tangkap Pengedar Ribuan Jenis Narkoba

Gambar
JAKARTA, JITUNEWS.COM- Aparat Kepolisian kembali mengungkapkan peredaran narkoba di tiga lokasi berbeda di Jakarta Barat. Barang bukti yang diamankan di antaranya sabu 580,36 gram, ekstasi 15.915 butir, dan happy five (H5) 33.300 butir.Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol. Roycke Harry Langie menerangkan, pengungkapan bermula dari penangkapan seorang lelaki berisial SY alias AP (36) oleh jajaran Polsek Tambora dan Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Barat pada 12 Juli 2017 lalu di Tanjung Duren Utara, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.“Dari tersangka atas nama SY disita barang bukti 10 ribu pil ekstasi,” terang Kombes Pol Roycke kepada wartawan di Jakarta, Senin (24/7).Dari pengungkapan kasus tersebut, anggota melakukan pengembangan untuk melakukan penangkapan tersangka lain. Selanjutnya, pada 20 Juli 2017 sekitar pukul 15.00 WIB, petugas menggerebek rumah di Perumahan Green Court Jalan Kalianda, Cengkareng, Jakarta barat.Selain menangkap tiga pelaku, penyidik juga menyita enam pak…

Johan Budi Bantah Amankan Kasus Nazaruddin

Gambar
MANTAN Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang kini menjabat Juru Bicara Kepresidenan Johan Budi SP membantah kedekatan dirinya dengan terpidana sejumlah kasus korupsi yang melibatkan mantan bendahara Partai demokrat Muhammad Nazaruddin. Ia pun menepis tudingan ada pimpinan KPK yang main mata dengan Nazaruddin yang telah menyatakan kesediaannya menjadi wishtle blower untuk KPK, dalam penanganan kasus-kasus korupsi."Tidak benar ada orang dalam KPK, termasuk saya, yang menjaga agar kasus Nazaruddin aman. Dari mana kesimpulan itu?" ujar Johan saat dihubungi Media Indonesia di Jakarta, tadi malam, Senin (24/7).Tudingan bahwa Nazaruddin dekat dengan sejumlah pimpinan KPK dilontarkan Yulianis saat rapat dengar pendapat dengan Pansus Hak Angket KPK di Gedung DPR, Senin (24/7). Mantan anak buah Nazaruddin itu bahkan menyebut eks pimpinan KPK Adnan Pandu Praja menerima uang Rp1 miliar dari Nazaruddin.Johan menegaskan, saat menjabat sebagai salah satu pimpinan KPK, ia tida…

Kencingi dan Lempari Warung, David Ditangkap Polisi

Gambar
TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - David Yosef Christofel (18) warga Jl Binjai KM 10,8 Gang Sakinah II, Desa Purwodadi, Kecamatan Sunggal terpaksa berurusan dengan polisi.Remaja yang tak memiliki pekerjaan tetap ini ditahan karena masalah sepele, setelah terlibat cekcok dengan Surya Akmal (28) seorang pemilik warung."Jadi begini, tersangka kami amankan karena ia membuat keributan di warung korban. Awalnya, tersangka ini datang bersama lima temannya ke warung korban," kata Kanit Reskrim Polsekta Sunggal, Iptu Martua Manik, Senin (24/7/2017).Setibanya di warung korban, Christofel bukannya belanja. Ia dan rekan-rekannya malah mengencingi warung korban tanpa alasan yang jelas."Korban marah karena warungnya dikotori. Lalu, tersangka ini malah melempari warung korban dengan batu," ungkap Manik.Tak terima, korban melakukan pengejaran. Saat dikejar-kejar korban dengan linggis, tersangka terjatuh dan kemudian ditangkap."Korban menghubungi kami dan membuat laporan. Sehingga, tersa…

Pakar Hukum Pidana Romli Atmasasmita Ragukan Penetapan Setya Novanto Sebagai Tersangka

Gambar
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pakar hukum pidana, Profesor Romli Atmasasmita menilai, majelis hakim perkara korupsi e-KTP tidak menemukan keterkaitan Ketua DPR Setya Novanto pada kasus korupsi yang menimbulkan kerugian negara Rp 2,3 triliun tersebut.Karena itu, nama Setya Novanto tidak disebut sebagai pihak yang turut serta melakukan korupsi.Romli menyatakan, putusan hakim harus jelas. Jika seseorang dianggap terlibat perkara, maka nama orang tersebut harus disebutkan."Mungkin juga disebut ada pihak lain, tapi dalam pertimbangan hakim, itu harus jelas. Kalau tidak ada namanya, berarti hakim meragukan atau tidak yakin ada keterlibatan Novanto," kata Romli saat dihubungi, Minggu (23/7/2017).Romli menambahkan, jaksa telah gagal meyakinkan hakim bahwa Novanto terbukti melakukan atau turut serta melakukan tindak pidana korupsi proyek e-KTP.Jaksa juga gagal membuktikan bahwa pertemuan antara Irman, Sugiharto, Andi Agustinus dan Setya Novanto, dilakukan untuk mengatur bagi-bagi uang pe…