Wanita Dianggap Berzina Meski Dia Tak Melakukannya, Kok Bisa Ya?

Kita semua tentu tahu bahwa dosa zina hampir tidak bisa diampuni oleh Allah. Bahkan, meski sang pelaku telah mengaku ingin bertobat, ia harus menjalani serangkaian cara agar tobatnya itu bisa diterima oleh Allah.

Sumber: nydivorcefirm.com

Jangankan melakukan, mendekatinya pun sebenarnya kita dilarang. Siapa pun yang telah berzina, maka ia akan kehilangan sesuatu yang berharga pada dirinya.

Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW., bersabda: “Apabila seorang berzina maka iman keluar dari dirinya. Apabila ia berhenti dan bertobat, maka kembali lagi iman itu kepadanya” (HR. Abu Daud).

Sungguh betapa buruk dosa zina, sehingga siapa pun yang berbuat, maka cahaya iman akan dikeluarkan pada dirinya.

Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW., bersabda: “Tiga golongan orang yang Allah tidak mau berbicara dengan mereka pada hari kiamat, tidak membersihkan mereka, tidak mau melihat kepada mereka, dan akan mendapat siksaan yang pedih, yaitu: orang yang berzina, pemimpin yang berdusta, dan orang miskin yang sombong” (HR. Muslim).

Bahkan pada hari kiamat, Allah tidak akan berbicara, membersihkan, dan melihat orang yang sering berbuat zina.

Sumber: answeringmuslims.com

Tapi tahukah kita, bahwa sebenarnya wanita bisa dianggap telah berzina meski dirinya tidak melakukan. Lho, kok bisa ya?

Sumber: allure.com

Dari Abu Musa Al Asy’ary, Rasulullah SAW., bersabda: “Seorang wanita yang memakai minyak wangi lalu melalui sekumpulan laki-laki agar mereka mencium bau harum yang ia pakai, maka wanita tersebut telah berzina” (HR. Abu Daud, Tirmidzi, An Nasa’i, dan Ahmad).

Masya Allah, hanya dengan memakai minyak wangi dan melalui sekumpulan laki-laki saja maka seorang wanita dianggap telah berzina. Bisa dibayangkan betapa besar dosa kita yang selama ini memakai wewangian setiap harinya.

Lantas, kapankah wanita dibolehkan untuk memakai wewangian?

Dari Ibrahim, Umar bin Khattab pernah berkata: “Seandainya aku tahu siapa diantara kalian yang memakai wewangian niscaya aku akan melakukan tindakan yang demikian dan demikian. Hendaklah kalian memakai wewangian untuk suaminya. Jika keluar rumah hendaknya memakai kain jelek yang biasa dipakai oleh budak perempuan”. (HR. Abdur Razaq).

Ada saat dimana wanita diperbolehkan untuk memakai wewangian, yaitu ketika suami berada di rumah. Karena wanita yang paling baik adalah yang mau menyenangkan hati suaminya. Dan** jika hendak keluar rumah, akan lebih baik bila wanita itu hanya memakai pakaian biasa saja tanpa wewangian.**

Banner_: charismanews.com

taken from http:https://nulis.babe.news/baca/e5a502/wanita-dianggap-berzina-meski-dia-tak-melakukannya/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sambut HUT Polwan ke-69, Bagi 500 Coklat dan 300 Bunga Kepada Pengendara yang Melintas

Pentolan Abu Sayyaf Tewas dalam Operasi Militer Filipina

Ujicoba Simpang Susun Semanggi Ditargetkan Juli Ini