Strategi First Media Tingkatkan Pasar Internet dan TV Berbayar di Indonesia

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Di era modern ini, kehidupan masyarakat di seluruh dunia, tak terkecuali di Indonesia, semakin dipenuhi oleh hal-hal yang serba digital. Aspek gaya hidup digital semakin tidak bisa dipisahkan dari kehidupan sehari-hari.

Karenanya, PT Link Net melalui brand-nya First Media, yang merupakan penyedia layanan televisi berbayar dan jaringan komunikasi pita lebar (Broadband) terbesar di Indonesia, memberikan perhatian ekstra terkait dengan kebutuhan digital ini, mengingat perkembangan era ini akan memberikan manfaat yang sangat besar bagi para pengguna internet terutama dari sisi hiburan, pendidikan dan gaya hidup, serta peningkatan pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

"Saat ini, penggunaan internet itu makin lama makin besar kebutuhannya. Sekarang, orang pakai internet bukan hanya untuk browsing atau kirim email. Tetapi satu orang bisa punya banyak device di rumahnya, ada yang punya tablet, smartphone, belum lagi ada yang pasang smarthome, jadi semua butuh akses internet. Oleh karena itu, First Media pun mencoba meng-cover kebutuhan masyarakat tersebut dengan menghadirkan produk dan layanan yang berkualitas dan stabil," ungkap Direktur Operasional PT Link Net Tbk (First Media), Edward Sanusi, saat ditemui Jitunews.com, di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, Kamis (3/8).

Edward mengatakan, saat ini First Media sendiri tercatat memiliki jumlah pelanggan TV dan internet sekitar 1 juta orang. Ia pun menargetkan tahun ini akan mencatatkan pertumbuhan pelanggan sekitar 13 s.d 15%.

"Saat ini, pasar yang kami fokuskan ada dua, yakni pasar resedential dan juga korporasi. Untuk pelanggannya sendiri masih didominsi resedential. Kalau dipersentasekan sulit, karena kalau korporasi ngitungnya dari segi link, kalau dari sisi revenue di kita ada sekitar 12-15% dari total kontribusi revenue, sisanya resedential," beber Edward.

Menyoal daerah jangkauannya sendiri, Edward menuturkan bahwa saat ini First Media telah menyasar kota-kota besar seperti Jabodetabek, Surabaya, Bandung, serta yang terbaru adalah Batam dan Medan.

Selain memelihara pelanggan yang sudah ada, lanjut Edward, First Media juga gencar melakukan penetrasi atau menggarap pasar baru.

"Kami selalu meningkatkan penetrasi tiap tahunnya. Di Jabodetabek sebagai wilayah dimana First Media sudah eksis, kami senantiasa meningkatkan penetrasi. Misalnya, dengan menghadirkan value tambahan. Sementara itu, di area yang kami belum hadir, kami selalu menggelar Role Out New Home Pass. Kami selalu punya target untuk mendapatkan New Home Pass ini. Saat ini, Medan dan Batam baru launching, jadi kami masih memfokuskan ke sana, tapi tentu saja tahun depan kami ingin memasuki sebanyak mungkin wilayah. Batam dan Medan ini masih early dan sedang dalam tahap pengembangan, karena kita ini based-nya kabel jadi kita belum bisa 'loncat' yang jauh sekali," tandas Edward.

Edward juga menambahkan, untuk lebih merangkul lebih banyak customer, maka pihaknya pun gencar melakukan beberapa startegi jitu.

"Pada prinsipnya, kami selalu menerapkan prinsip customer focus atau customer driven. Artinya, apa yang kami hadirkan berdasarkan kebutuhan customer. Kami harus benar-benar banyak memperhatikan bahwa kami bisa men-deliver apa yang benar-benar kita kasih, jadi dalam bentuk memberikan benefit sebanyak mungkin kepada customer. Kita ingin internet dan tv jaringannya stabil, channel-nya banyak dan berkualitas, tentu dengan harga yang bersaing juga," ujar Edward.

Edward juga mengatakan, First Media melakukan investasi secara berkesinambungan seiring dengan kebutuhan konsumen yang terus meningkat. 

"Intinya, kami First Media selalu komit memberikan layanan terbaik kepada para konsumennya, tidak hanya dalam hal layanan namun juga inovasi produk. Komitmen ini pun telah diapresiasi oleh pelanggan sehingga First Media mendapatkan penghargaan Service Quality Award. Kami tidak akan berhenti sampai di sini. Dengan adanya penghargaan ini menjadikan motivasi kepada kami untuk terus meningkatkan inovasi dan kualitas layanan," imbuh Edward.

"Kemudian, prinsip utama kami juga adalah kami ingin berusaha sekali sih agar tidak ada keluhan pelanggan. Jadi effort kami yang utama selalu di-value untuk delivery service kami tanpa gangguan. Jadi itu juga yang selalu kami utamakan," tutup Edward.

Penulis : Riana taken from http://www.jitunews.com/read/63551/strategi-first-media-tingkatkan-pasar-internet-dan-tv-berbayar-di-indonesia

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pentolan Abu Sayyaf Tewas dalam Operasi Militer Filipina

Ujicoba Simpang Susun Semanggi Ditargetkan Juli Ini

Beredar Tiket Palsu, Panpel PS TNI Janji Perbaiki Kinerja