Dua Anak Cukup

Dulu, satu orang perempuan bisa melahirkan hingga belasan anak. Semuanya ia urus sendiri, tanpa baby sitter. Tapi, sekarang, anak baru dua saja sudah mempekerjakan dua orang baby sitter dan dua orang asisten rumah tangga (ART). Mengapa demikian, ya?

Sebenarnya, slogan KB (Keluarga Berencana) yakni 'Dua Anak Cukup' memang cocok untuk zaman sekarang. Sebab, biaya hidup semakin tinggi, mobilitas meningkat, tuntutan hiduppun sudah di ambang batas kewajaran.

Lantas, bagaimana dengan wanita yang memiliki lebih dari dua orang anak? Kurang lebih sama seperti perempuan lain dengan anak kurang dari dua, yakni lelah tapi bahagia. Secara fisik memang capek, tapi secara batin rasanya sangat senang melihat anak-anak tumbuh besar, sehat, pintar, dan bahagia. Apalagi jika berhasil membesarkan anak-anak dengan tangan sendiri. Rasanya puas!

Bagaimanapun juga, duka memiliki banyak anak di zaman sekarang adalah soal biaya sekolah mereka. Kalau pilihan jatuh pada sekolah swasta nasional, biayanya relatif masih dalam batas wajar. Biaya sekolah sedikit melewati batas kewajaran jika Anda memilih sekolah swasta nasional plus. Nah, kalau sudah memilih sekolah internasional (demi pergaulan, koneksi, masa depan, atau pertimbangan lainnya), biaya sekolah bisa melambung tinggi.

Jika Anda punya tiga orang anak dan memutuskan semuanya harus menuntut ilmu di sekolah nasional plus, uang sekolah mereka per bulan lumayan menguras kantong, lho. Belum lagi biaya lain di luar uang sekolah, seperti biaya kesehatan, makan, dan hiburan. Karena itu, pertimbangkanlah masak-masak dan secara jangka panjang jika ingin memiliki anak banyak. Ada baiknya kita menaati anjuran Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) lewat slogan KB 'Dua Anak Cukup' agar hidup sejahtera.

Untuk Anda yang sudah punya anak lebih dari dua, yuk bagikan pengalaman Anda tentang tantangan membesarkan mereka lewat kolom komentar di bawah!

-Abigail-

taken from http://magazine.orami.co.id/dua-anak-cukup/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pentolan Abu Sayyaf Tewas dalam Operasi Militer Filipina

Ujicoba Simpang Susun Semanggi Ditargetkan Juli Ini

Beredar Tiket Palsu, Panpel PS TNI Janji Perbaiki Kinerja