Tertangkap, Pelaku Pembunuh Bocah Purbaratu Ungkap Modusnya

Pelaku Pembunuh/WINDIYATI RETNO SUMARDIYANI/PR AR (16) pelaku pembunuh WB (10), dan juga penganiaya ID (11), berhasil ditangkap pada Sabtu, 1 Juli 2017.AR mengaku membunuh WB di Sungai Ciloseh, Kampung Dalem, Kelurahan Sukaasih, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya, Jumat, 30 Juni 2017 karena sakit hati dengan paman korban.*

TASIKMALAYA,(PR).- Dalam kurun waktu kurang dari 24 jam, Kepolisian Resor Kota Tasikmalaya berhasil menangkap RA (16), Sabtu, 1 Juli 2017. RA merupakan pembunuh WB (10) dan penganiaya ID (11), bocah asal Kampung Dalem, Kelurahan Sukaasih, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya.

RA ditangkap sekitar pukul 09.00 di kawasan Taman Makam Pahlawan, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya. Sebelumnya WB ditemukan tak bernyawa di bebatuan Sungai Ciloseh, bersama ID yang bersimbah darah di bagian leher, Jumat, 30 Juni 2017.

Kepala Polresta Tasikmalaya Adi Nugraha didampingi Kasatreskrim Polrestra Tasikmalaya Bimo Mordiono mengatakan, penangkapan RA bermula dari pengembangan sejumlah barang bukti yang ditemukan di area tewasnya WB di Sungai Ciloseh salah satunya golok.

Selain golok, polisi juga mengamankan barang bukti lainnya. Mulai dari 1 bungkus rambut, dua buah batu kali  dengan noda darah,  empat batang bambu  bernoda darah,  dua pasang sandal jepit, 1 bungkus kuku diduga tersangka, celana dalam warna merah, celana pendek jeans warna hitam, hingga kaos warna hitam.   

Berdasarkan keterangan saksi D,  RA diketahui baru saja membeli golok dari A.  Golok tersebut diketahui hilang, Jumat, 30 Juni 2017  pukul 16.00. Sementara WB dan ID diketahui hilang selepas pukul 12.00 pada hari yang sama.

“Ada yang melihat RA beli golok. Kami perlihatkan golok yang kita amankan di TKP kejadian, dan A membenarkan golok itu dibeli darinya dengan harga Rp 20.000, RA ini juga diketahui seorang residivis kasus pencurian, ” ucap Adi Nugraha dalam ekspose kasus pembunuhan WB di Polresta Tasikmalaya, Sabtu, 1 Juli 017.

Menurut Adi, pada saat penangkapan berlangsung, RA  tidak melakukan perlawanan dan mengakui perbuatannya. Kepada penyidik, RA mengaku sakit hati kepada paman korban meninggal WB,  yang kerap menghinanya  sebagai pencuri.

“Jadi sasaran utamanya WB, tetapi karena ID selalu bermain dengan WB, jadi ID turut menjadi korban.  ID diketahui masih kerabat RA,  jadi dia mau diajak bermain di Sungai Ciloseh, dan dibunuh di sana dengan cara dibacok di leher, di paha, di jari tangan sebelah kiri secara tidak beraturan, ” ujar Adi.

Polresta Tasikmalaya, kata Adi, masih mendalami adanya dugaan kekerasan seksual yang dialami korban meninggal WB. Pasalnya, saat ditemukan, WB dalam kondisi menungging dengan kondisi tanpa celana.

“Ini masih kita dalami lagi. Kami belum bisa berbicara banyak, karena masih menunggu hasil otopsi,” kata Adi.

Mengenai kondisi korban selamat,  Kepala Satreskrim Polresta Tasikmalaya Bimo Moerdiono menyatakan ID saat ini masih dalam perawatan intensif. ID sudah menjalani operasi di RSUD dr Soekardjo. Sementara korban meninggal saat ini sedang diautopsi di Rumah Sakit Kartika Asih Bandung.***

taken from http://www.pikiran-rakyat.com/jawa-barat/2017/07/01/tertangkap-pelaku-pembunuh-bocah-purbaratu-ungkap-modusnya-404243

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sambut HUT Polwan ke-69, Bagi 500 Coklat dan 300 Bunga Kepada Pengendara yang Melintas

Pentolan Abu Sayyaf Tewas dalam Operasi Militer Filipina

Ujicoba Simpang Susun Semanggi Ditargetkan Juli Ini