Sempat Lumpuhkan Margonda, Tas Mencurigakan di Depan ITC Depok Ternyata Berisi Pakaian

Penemuan Tas Mencurigakan/BAMBANG ARIFIANTO/PR ANGGOTA Gegana Brimob mengeluarkan pakaian dari tas mencurigakan yang tergeletak di depan ITC Depok, Jalan Margonda, Senin, 3 Juli 2017. Penemuan tas mencurigakan tersebut menghebohkan warga dan membuat lumpuh separuh Jalan Margonda.*

DEPOK, (PR).- Dua tas mencurigakan yang ditemukan di depan ITC Depok, Jalan Margonda Raya ternyata hanya berisi pakaian. Penemuan tas yang diduga berisi bom itu sempat membuat sebagian ruas Jalan Margonda ditutup.

Kedua tas ditemukan warga pada Senin, 3 Juli 2017. Tas tergeletak di tepi jalan di antara kursi-kursi plastik dan tumpukan barang-barang milik pedagang kaki lima. Lokasi penemuan berada di pintu masuk Terminal Depok dan pusat perbelanjaan ITC.  Tim Gegana Brimob pun diterjunkan guna mengidentifikasi barang mencurigakan itu.

"Setelah dilakukan tindakan penyelidikan oleh tim Gegana, alhamudillah ternyata barang tersebut tidak mengandung unsur peledak," kata Kepala Polsek Pancoran Mas, Hamonangan Nadapdap di lokasi kejadian, Senin siang.

Kedua tas tersebut pun hanya berisi pakaian. Awalnya, tut‎ur Hamonangan, tas-tas itu diletakkan oleh dua pria tak dikenal. Dua pria tersebut keluar dari ITC dan naik sebuah angkot. Mereka lalu turun di depan Terminal Depok yang lokasi tak jauh dari ITC.

"Turun meletakkan tas terus langsung pergi," ujar Hamonangan. Dia belum memastikan terkait adanya kesaksian yang menyebutkan dua pelaku sempat berpamitan kepada penumpang angkot. 

Hamonangan menambahkan, jenis tas yang ditaruh berupa ransel dan tas jinjing kecil. ‎Dia menambahkan, polisi tengah mencari dua pelaku itu. Penemuan tas yang diduga berisi bom sebelumnya pernah terjadi di Depok.

Setelah diperiksa Gegana, tas-tas itu juga berisi pakaian. Seperti terjadi di RT 1 RW 1, Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilodong, Senin, 17 April 2017. Warga gempar karena penemuan koper mencurigakan yang diduga berisi bom. Di halaman  rumah nomor 22  milik Tusin Alamsyah (52), sekitar pukul 05.00 WIB.‎ 

Ancaman

Kejadi serupa terjadi di rumah milik Subardi, pimpinan Pandawa Group‎ di Jalan Anggrek VII No 31, RT 2 RW 2, Kelurahan Cinangka, Kecamatan Sawangan Depok, Jumat, 3 Februari 2017. 

Ancaman teror diterima Ketua RT 2  melalui pesan singkat ke telefon genggamnya pada Jumat, 3 Februari 2017 sekira pukul 09.00 WIB. Pesan tersebut diduga berasal dari nasabah Pandawa Group.

Subardi merupakan adik Bos Pandawa Group, Salman Nuryanto yang ditangkap polisi karena dugaan kasu investasi bodong. Dari hasil penyelidikan, ditemukan tas yang dibungkus plastik hitam. Tim Gegana kembali mendapati pakaian setelah mengidentifikasi isi tas tersebut.***

taken from http://www.pikiran-rakyat.com/jawa-barat/2017/07/03/sempat-lumpuhkan-margonda-tas-mencurigakan-di-depan-itc-depok-ternyata-berisi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sambut HUT Polwan ke-69, Bagi 500 Coklat dan 300 Bunga Kepada Pengendara yang Melintas

Pentolan Abu Sayyaf Tewas dalam Operasi Militer Filipina

Ujicoba Simpang Susun Semanggi Ditargetkan Juli Ini