Tiga Skenario Pansus agar Pembahasan RUU Pemilu Tak Deadlock

Ketua Panitia Khusus RUU Pemilu, Lukman Edy (Diki/Kriminalitas.com)

KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Setelah pembahasan yang berlarut-larut dan belum menemukan titik terang, rancangan Undang-Undang Pemilu (RUU pemilu) direncanakan akan kembali dirapatkan untuk memutuskan lima isu krusial.

Ketua Pansus RUU Pemilu Lukman Edy mengungkapkan, setidaknya ada tiga skenario pengambilan kesepakatan dalam rapat pansus yang digelar hari ini, Senin (19/6/2017).

“Skenario pertama, yakni tercapainya lima kesepakatan terhadap hasil lobi lintas fraksi atas lima isu krusial sehingga pansus tinggal menetapkannya sebagai keputusan pansus,” terang Lukman.

Selanjutnya, skenario kedua, yakni adanya kemungkinan tidak tercapainya secara bulat terhadap lima isu krusial tersebut, atau dapat dikatakan hasil lobi tidak berhasil secara bulat.

“Nantinya, pansus akan menetapkan paket-paket sebagai variasi terhadap pilihan fraksi yang berbeda-beda, akan diambil keputusan di pansus atau di paripurna,” jelasnya.

“Jika ditingkat Paripurna maka pansus akan mempersiapkan kertas suara untuk dilakukan voting. Sementara jika mau diambil keputusan di tingkat pansus, maka cukup dilakukan jajak pendapat dari perwakilan fraksi fraksi di pansus,” lanjutnya.

Namun demikian, jika skenario-skenario tersebut tak tercapai, voting di Paripurna menjadi pilihan terakhir agar tak terjadi deadlock (jalan buntu).

Voting akan dipersiapkan anggota pansus untuk dibawa ke paripurna dari masing-masing lima isu krusial tersebut.

Terkait skenario tersebut, Lukman menilai perlu melakukan skenario mengingat saat ini pemerintah hendak mengeluarkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (Perppu) untuk mengatasi deadlock.

“Secara normatif dan substansi, Perppu dan UU lama akan menimbulkan persoalan konstitusional yang implikasinya sangat luas, walaupun mekanismenya dilindungi konstitusi,” tandasnya.

Untuk diketahui, lima isu krusial yang tak kunjung mencapai kesepakatan, yakni sistem pemilu terbuka, presidential threshold, alokasi kursi, parliamentary threshold, dan metode konversi suara.

Dinda Chairina and Diki Trianto taken from http://kriminalitas.com/tiga-skenario-pansus-agar-pembahasan-ruu-pemilu-tak-deadlock/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sambut HUT Polwan ke-69, Bagi 500 Coklat dan 300 Bunga Kepada Pengendara yang Melintas

Pentolan Abu Sayyaf Tewas dalam Operasi Militer Filipina

Ujicoba Simpang Susun Semanggi Ditargetkan Juli Ini