Saatnya Produk Dalam Negeri Unjuk Gigi di Jakarta Fair

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Penyelenggaraan Jakarta Fair dari tahun ke tahun diharapkan dapat membangkitkan gairah industri dalam negeri. Hal inilah yang diungkapkan oleh Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, event ini diharapkan bisa menjadi media untuk menampilkan produk-produk terbaik  yang dimiliki oleh Indonesia.

"Produk-produk terbaik seluruh Indonesia tentunya harus dipamerkan di Jakarta Fair ini agar Jakarta betul-betul menjadi role model dan mampu menginspirasi daerah-daerah seluruh Indonesia untuk menampilkan produk terbaiknnya," ucap Djarot dalam keterangan tertulis yang diterima Netralnews.com, Sabtu (17/6/2017).

Untuk tahun ini sendiri, beberapa produk-produk dalam negeri karya pengrajin anak bangsa bisa ditemui di area Hall C, beriringan dengan stan-stan anjungan pemerintah daerah. Di sini para pengunjung bisa menemukan berbagai produk mulai dari pernak-pernik, aneka kain, baju hingga sepatu karya anak bangsa dari seluruh penjuru daerah.

Salah satu kerajinan unik yang bisa ditemui yaitu seperti sandal-sandal cantik yang terbuat dari bahan kayu mahoni.

Sandal-sandal ini merupakan kerajinan dari Tasikmalaya yang dibawa oleh Minimax Gallery. Selain sandal, ada juga tas yang bahannya pun juga berasal dari kayu mahoni.

Dengan keunikan dan kualitas yang tak kalah baik dari merk-merk lainnya, harga sandal dan tas di sini pun tergolong cukup murah. Untuk pembelian satu pasang sandal dihargai dengan Rp120 ribu.

Sementara untuk pembelian tas, dihargai dengan Rp350 ribu dan sekaligus mendapatkan bonus satu pasang sandal.

Sementara itu, ada juga PD Reny yang menawarkan kerajinan kulit khas Garut. Produk-produk yang dijual yaitu seperti jaket, dompet, tas, sarung tangan, gelang hingga sepatu. Semua produk yang dijajakan di stan ini yaitu berbahan dasar dari kulit domba maupun sapi berkualitas premium.

Harganya pun beragam, untuk satu jaket kulit bisa dihargai mulai dari Rp1 juta. Sementara untuk dompet kulit harganya berkisar antara Rp100 hingga Rp150 ribu. Sementara untuk sepatu, harganya berkisar antara Rp250 ribu hingga Rp300 ribu.

Beralih ke ranah batik, ada stan Batik Shinta Thalia yang membawa batik khas Solo. Di sini para pengunjung bisa mendapatkan aneka baju batik dengan kualitas yang baik dan harga yang murah.

Adapun promo yang ada di stan ini yaitu Rp100 ribu untuk 3 potong baju. Sementara itu, untuk pembelian beberapa pakaian batik dewasa pun bisa mendapatkan diskon hingga 70 persen. Sedangkan untuk pakaian batik anak, para pengunjung bisa mendapatkan diskon hingga 50 persen.

Masih di area Batik, ada juga stan Fenadi dengan batik tulis khas Solo-nya. Di sini tidak hanya tersedia batik yang sudah dalam bentuk pakaian, stan Fenadi juga menyediakan batik tulis Solo yang masih dalam bentuk kain.

Dengan motif khas Solo dan kerumitan pembuatannya, membuat kain batik ini tergolong dalam kelas premium. Untuk satu kain batik di stan ini dihargai mulai dari Rp900 ribu.

Dengan keikutsertaan produk-produk karya anak bangsa dalam ajang pameran di Jakarta Fair Kemayoran ini, diharapkan masyarakat dapat lebih mengenal lagi produk-produk dalam negerinya sendiri. Dengan begitu, hal ini pun dapat berdampak pada bangkitnya gairah industri dalam negeri.

taken from http://www.netralnews.com/news/megapolitan/read/82534/saatnya.produk.dalam.negeri.unjuk.gigi.di.jakarta.fair

Komentar

Pos populer dari blog ini

Pentolan Abu Sayyaf Tewas dalam Operasi Militer Filipina

Ujicoba Simpang Susun Semanggi Ditargetkan Juli Ini

Beredar Tiket Palsu, Panpel PS TNI Janji Perbaiki Kinerja