Penelitian: Anak Obesitas Berpotensi Tinggi Jadi Target Bullying

Ilustrasi wanita gemuk. (Foto: Shutterstock)

She -  Dunia anak akan terasa kejam di antara anak lainnya, khususnya apabila anak tersebut berbeda dari anak-anak di sekitarnya, baik dari segi pemikiran ataupun fisiknya. Bullying, itulah yang pada akhirnya akan dialami oleh seorang anak dari anak-anak lainnya.

Hal ini terbukti dari sebuah penelitian oleh Kayla De La Haye, yang menunjukkan hasil mengkhawatirkan di mana anak gemuk atau mengalami obesitas akan lebih sering dikucilkan oleh teman-teman disekitarnya.

"Temuan kami sangat mengkhawatirkan, karena jika kita terus-menerus menganut lingkungan sosial dimana anak gemuk biasanya pemalu, maka anak-anak ini akan terus dikucilkan," ujarnya seperti diwartakan Dailynews.

Penelitian ini juga mengatakan anak yang gemuk memiliki teman yang lebih sedikit dari pada anak yang kurus. Padahal anak yang kelebihan berat badan akan lebih cepat menganggap orang lain sebagai teman meskipun tidak jarang dibalas dengan pemikiran yang sama. Tentunya hal ini membuat kondisi anak menjadi tak percaya diri dan cenderung pendiam.

"Interaksi yang buruk (pemalu) tentunya meningkatkan risiko kesepian, depresi, kebiasaan makan dan penyakit yang buruk," tambah Kayla.

Meskipun anak yang gemuk ternutrisi dengan baik, namun tidak menampik fakta bahwa dari penelitian tersebut terungkap setidaknya anak gemuk lebih 1,7 kali cenderung tidak disukai, dan sebaliknya anak yang kelebihan obesitas juga 1,2 kali cenderung tidak menyukai anak-anak lainnya.

Bahkan menurut WHO (World Healty Organization), selama dua dekade yakni pada 1993 hingga 2013, jumlah anak yang mengalami obesitas meningkat sebanyak 31 persen dari sebelumnya, yang berarti 42 juta anak mengalami obesitas.

Jumlah ini meningkat tiga kali lipat sejak tahun 1970 yang saat ini hanya 17 persen anak yang mengalami obesitas di seluruh dunia.

Oleh karena itu, sudah sewajibnya bagi orangtua untuk mulai memperhatikan makanan anak, agar tak mengalami obesitas dan berakhir dengan bullying terhadap sesama.

Suka tak suka, itulah fakta yang diungkap berdasarkan penelitian terkait dunia anak-anak. Dunia yang mempunyai mekanisme sosialisasi tersendiri, bahkan dunia anak-anak bisa menjadi lebih kejam daripada dunia orang dewasa, karena ingatan masa kecilnya yang akan terus membekas hingga dewasa.(Dini Afrianti)

taken from http:https://she.id/article/4278/penelitian-anak-obesitas-berpotensi-tinggi-jadi-target-bullying.html

Komentar

Pos populer dari blog ini

Pentolan Abu Sayyaf Tewas dalam Operasi Militer Filipina

Ujicoba Simpang Susun Semanggi Ditargetkan Juli Ini

Beredar Tiket Palsu, Panpel PS TNI Janji Perbaiki Kinerja