Pelesir ke Hanoi, Jangan Lupa Nikmati Streetfood Keong Rebusnya: Ramah di Kantong!

TRIBUNNEWS.COM, HANOI - Menikmati pelesir ke negeri orang terasa belum lengkap jika belum mencicipi street food khas negara tersebut. Nah itu yang saya lakukan saat berada di Hanoi, Vietnam dengan mencicipi street food khas kota unik ini. 

Street food ini merupakan sejenis jajanan atau snack yang hanya dijajakan di malam hari. Jajanan ini sejenis keong dan kerang rebus.

Masyarakat lokal Vietnam menyebutnya oc dan nem.

Pengolahan dan penyajiannya pun unik. Keong direbus tanpa menggunakan bumbu dan kerang direbus hanya dengan buah nanas.

Keduanya disajikannya di atas baki yang berisi semangkuk keong dan air rebusannya di mangkuk terpisah, semangkuk kerang dengan nanas yang telah direbus bersamaan, semangkuk manisan, dan dua mangkuk saus terbuat dari campuran fish sauce, serai, gula dan garam.

Cara menikmatinya cukup mudah yaitu dengan mengambil isi dari kerang dan keong memakai garpu kecil kemudian dicelupkan ke mangkuk saus.

Rasanya? Hmm ... enak, gurih dengan aroma rempah khas dan sama sekali tak berbau amis. Harganya pun terjangkau. Seporsi lengkap dihargai dengan 50K VND (Vietnam Dong) atau setara dengan Rp 30.000.

Jajanan ini banyak dijajakan di daerah Old Quarter, tepatnya di Jalan Tong Duy Tan, Hanoi yang mulai dijajakan pukul enam sore hingga sembilan malam.

Tempatnya pun sangat sederhana. Di pinggir jalan dengan meja kecil yang sudah ditata sedemikian rupa hingga dapat digunakan untuk menaruh barang dagangan.

Sementara untuk pembeli, sudah disiapkan kursi–kursi kecil untuk mereka duduk menikmati kerang dan keong rebus. Kursi kecil memang sangat populer di Vietnam.

Penikmat street food akan diberi kursi kecil sebagai tempat duduk untuk menikmati bermacam sajian street food yang ditawarkan negara ini.

Tak hanya menawarkan oc dan nem, untuk pencuci mulut pembeli juga bisa memesan aneka buah–buahan seperti bengkoang, mangga dan nanas.

Untuk minumannya, tersedia green tea khas Vietnam. Rasa teh hijau yang khas, disajikan tanpa gula dan dengan es batu menambah kenikmatan.

Nah, jajanan khas Hanoi malam hari ini bisa dijadikan salah satu referensi bagi para traveler dan penikmat street food yang sedang berkunjung ke Hanoi.

Laporan netizen: Reportase Rizky Herina Putri, alumnus Jurusan Hubungan Internasional Universitas Brawijaya, Malang

taken from http://www.tribunnews.com/travel/2017/06/08/pelesir-ke-hanoi-jangan-lupa-nikmati-streetfood-keong-rebusnya-ramah-di-kantong

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pentolan Abu Sayyaf Tewas dalam Operasi Militer Filipina

Ujicoba Simpang Susun Semanggi Ditargetkan Juli Ini

Beredar Tiket Palsu, Panpel PS TNI Janji Perbaiki Kinerja