Lebaran Topat, Penjualan Kulit Ketupat Naik Signifikan

KBRN, Mataram : Lebaran Topat sepekan setelah hari raya idul fitri 1438 hijriyah menjadi lebaran yang sangat dinanti masyarakat sasak.
Lebaran yang digelar setelah usai melaksanakan puasa sunnat syawal oleh masyarakat suku Sasak jauh lebih meriah dari lebaran idul fitri.

Masyarakat pada hari lebaran topat tumpah ruah ke berbagai obyek wisata utamanya wisata pantai. Ketupat menjadi makanan khas yang wajib disajikan atau dibawa selama berwisata. Tingginya jumlah konsumsi ketupat ini berdampak positif bagi permintaan maupu penjualan kulit ketupat.

“Hari-hari begini pembelinya cukup banyak sebab menjadi menu utama,” kata, Raodah salah seorang penjual kulit ketupat di Pasar Kebon Roek Ampenan, Jumat (30/6/2017).

Selain kulit ketupat, daun kelapa muda juga banyak dibeli masyarakat. Pasalnya daun muda itu akan di anyam menjadi ketupat.
Ia mengakui, kulit ketupat di jual dengan harga Rp4.000,- per sepuluh biji. 

“Puncaknya pada hari Sabtu besok, pembeli kulit ketupat akan meningkat sebab itu hari terakhir,” imbuhnya.

Sementara itu, dari pantauan RRI, pembeli kulit ketupat cukup banyak. Tidak hanya kalangan ibu-ibu tetapi juga laki-laki.

Rahman menyebutkan, dirinya sengaja membeli kulit ketupat sehingga lebih memudahkannya untuk dimasak.

“Inikan kita tinggal memasukkan beras baeu selanjutnya dimasak hingga matang,” tandasnya.

Ketupat menurutnya akan disantap pada saat berwisata dengan keluarga dengan lauk urap, opor ayam maupun oppr telur. (HS/WDA)

taken from http://rri.co.id/post/berita/407954/ekonomi/lebaran_topat_penjualan_kulit_ketupat_naik_signifikan.html

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sambut HUT Polwan ke-69, Bagi 500 Coklat dan 300 Bunga Kepada Pengendara yang Melintas

Posisi Bercinta: The G-Spot Missionary

Dosakah Membayangkan Artis Idola saat Berhubungan Suami Istri?