Kemensos Siapkan Rumah Aman untuk Bocah Korban Persekusi

Dok. MI

MENTERI Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan telah menyiapkan rumah aman (safe house) untuk korban persekusi, PMA, dan keluarganya jika Polda Metro Jaya merujuknya ke Kementerian Sosial.

Ada beberapa opsi tempat yang bisa ditempati PMA dan keluarganya milik Kemensos. Khofifah menjamin opsi tempat tersebut aman dan nyaman untuk ditempati.

"Sampai kondisi psikis M dan keluarga pulih dari trauma dan merasa aman kembali ke lingkungan," ungkap Khofifah.

Pihaknya pun, lanjut Mensos, telah menyiapkan tim layanan dukungan psikososial guna memberikan trauma healing dan trauma konseling, terutama bagi Mario yang mengalami kekerasan fisik dan verbal secara langsung.

"Kapan pun diminta kami siap, tetapi sebelumnya ada proses assesmen terhadap M," imbuhnya.

Sementara itu, Khofifah menilai tindakan kepada PMA sangat berlebihan dan tidak pantas, mengingat umurnya masih kategori anak-anak. Oleh karena itu, ia meminta Polri segera mengusut kasus tersebut. Sehingga diharapkan tidak ada lagi korban persekusi di masyarakat, khususnya anak-anak.

"Kalau memang ada keberatan silakan lapor kepada pihak berwenang, tidak lantas main hakim sendiri. Indonesia ini negara hukum," tuturnya.

Lebih lanjut, Mensos meminta agar peristiwa serupa tidak terulang. Ia meminta masyarakat untuk saling menghargai dan toleransi satu sama lain, agar hubungan yang harmonis antarwarga dan lingkungan bisa terjaga.

Sebelumnya, beredar video viral aksi kekerasan sejumlah pria yang diduga anggota ormas Front Pembela Islam (FPI) terhadap PMA, 15. Dalam video berdurasi 11:22 menit itu memperlihatkan M diinterogasi dan sempat dipukul sekelompok orang. (RO/OL-2)

taken from http://mediaindonesia.com/news/read/107261/kemensos-siapkan-rumah-aman-untuk-bocah-korban-persekusi/2017-06-02

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pentolan Abu Sayyaf Tewas dalam Operasi Militer Filipina

Ujicoba Simpang Susun Semanggi Ditargetkan Juli Ini

Beredar Tiket Palsu, Panpel PS TNI Janji Perbaiki Kinerja