Kawanan Perampok Mengikat Budi dan Istrinya Lalu Bawa Kabur Uang Rp 60 Juta

ilustrasi perampokan

TRIBUNNEWS.COM, LAMPUNG - Dalam waktu kurang dari dua pekan, lima peristiwa perampokan terjadi di Lampung Utara.

Teranyar, Minggu (11/6/2017) dini hari, perampokan menimpa Budi Yuswo Santoso, warga Dusun Dorowati, Desa Penagan Ratu, Kecamatan Abung Timur.

Kerugian materi dari lima perampokan itu hampir Rp 1 miliar.

Dedy Andriyanto, anak Budi memperkirakan, pelaku berjumlah delapan orang.

Mereka datang sekitar pukul 02.00 WIB, lalu mendobrak pintu depan menggunakan kayu balok berdiameter 8x12 cm sepanjang 5 meter.

"Rumah orangtua dua tingkat. Pelaku dobrak pintu depan di lantai bawah," ujar anggota DPRD Lampura ini.

Di rumah itu terdapat empat orang. Selain Budi, ada istrinya, Tri Atmini, serta orangtua Budi, Sukat dan Sukarni. Setelah pintu terdobrak, empat pelaku bersenjata api dan golok masuk.

Mereka mendapati Sukarni, lalu menanyakan keberadaan pemilik rumah.

"Mereka tanya, di mana Pak Nanang (sapaan akrab Budi)? Mbah (Sukarni) saya yang kamarnya di lantai bawah nunjukin kamar bapak saya yang ada di lantai dua," kata Dedy.

Para pelaku kemudian menuju lantai dua. Mereka mengikat Budi dan istrinya serta mengancam dengan senpi dan golok.

ilustrasi perampokan

Kawanan ini lantas menggasak uang senilai Rp 60 juta.

"Pelaku mengikat orangtua saya dengan tali rafia, lalu ambil uang Rp 60 juta yang ada di tas. Mereka sempat mau bawa mobil Toyota Fortuner di garasi, tapi nggak jadi. Mereka akhirnya pergi pakai motor yang mereka bawa," kata politisi Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia ini.

Polres Lampura masih menyelidiki kasus ini.

"Kami masih melakukan penyelidikan. Sudah ada titik terang pelakunya," kata Kasat Reserse Kriminal Polres Ajun Komisaris Supriyanto Husin.

Perampokan di rumah orangtua legislator ini seolah melengkapi empat peristiwa yang sama sebelumnya.

Pada Kamis (1/6/2017) dua pekan lalu, dalam waktu tujuh jam, empat perampokan terjadi di Lampura.

Dari tiga tempat di antaranya, kawanan perampok menggasak uang masing-masing Rp 128 juta; Rp 150 juta, perhiasan emas sekitar 60 gram, satu unit motor merek Supra X 125 warna silver biru, satu unit ponsel merek Oppo Mirror 5; serta Rp 50 juta, dua unit ponsel, satu unit Ipad, dan tiga unit motor.

Di Dusun I, Desa Kemalaraja, Kecamatan Tanjung Raja, kawanan perampok bahkan sempat membawa anak pemilik rumah yang berumur 11 tahun sebagai sandera.

Para pelaku akhirnya meninggalkan anak tersebut di pos ronda perempatan Desa Sri Bandung, Kecamatan Abung Tengah serta satu dari tiga motor hasil rampasan di talang Blambangan, Tanjung Raja, lantaran mogok. (ang)

taken from http://www.tribunnews.com/regional/2017/06/12/kawanan-perampok-mengikat-budi-dan-istrinya-lalu-bawa-kabur-uang-rp-60-juta

Komentar

Pos populer dari blog ini

Pentolan Abu Sayyaf Tewas dalam Operasi Militer Filipina

Ujicoba Simpang Susun Semanggi Ditargetkan Juli Ini

Beredar Tiket Palsu, Panpel PS TNI Janji Perbaiki Kinerja