Marak Balap Liar Sehabis Salat Subuh, 83 Sepeda Motor Diamankan Polisi Aceh

BANDA ACEH - Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Ulee Lheue, Kota Banda Aceh mengamankan puluhan sepeda motor yang terjaring dalam operasi penertiban balap liar.

Kepala Polsek Ulee Lheue, AKP Elfutri mengatakan, ada 83 unit sepeda motor yang diamankan. Puluhan sepeda motor tersebut diamankan di Jalan Sultan Iskandar Muda yang dijadikan arena balap liar.

"Puluhan sepeda motor tersebut diamankan karena digunakan untuk balapan di jalan raya. Semuanya diamankan dalam operasi penertiban balap liar yang digelar Kamis usai Salat Subuh. Kebanyakan pengendaranya pelajar dan anak di bawah umur," kata Elfutri di Banda Aceh, Kamis (1/6/2017).

Operasi penertiban balapan liar tersebut melibatkan masyarakat Gampong Lambung, Gampong Cot Lamkeuweuh dan Gampong Blang Oi. Selama ini, masyarakat setempat resah adanya balapan liar usai Salat Subuh.

Selain itu, semua sepeda motor yang diamankan tersebut tidak dilengkapi dengan surat-surat kendaraan, seperti SIM dan STNK. Serta sudah dimodifikasi dan menggunakan knalpot blong.

AKP Elfutri menyebutkan, dari 83 unit sepeda motor tersebut, 8 di antaranya tidak ada pemilik atau pengendaranya. Sepeda motor tersebut ditinggalkan ketika polisi mendatangi lokasi balap liar.

"Sepeda motor tersebut diserahkan kepada Satuan Lalu Lintas Polresta Banda Aceh untuk diproses lebih. Sedangkan sepeda motor yang ditinggalkan pengendaranya akan diusut apakah barang curian atau tidak," ujarnya.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Banda Aceh, Kompol Thomas Nurwanto mengatakan, pihaknya menahan puluhan sepeda motor tersebut hingga pemiliknya memperlihatkan surat-surat kendaraan.

"Bagi sepeda motor menggunakan knalpot blong, tetap ditahan hingga pemiliknya mengganti dengan standar. Penggunaan knalpot blong tersebut mengganggu kenyamanan masyarakat karena suaranya bising," kata dia.

Sementara itu, Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol T Saladin menginstruksikan jajaran kepolisian sektor untuk menertibkan aksi balap liar di wilayah hukumnya masing-masing.

"Kami juga memerintahkan seluruh jajaran untuk melakukan razia kendaraan siang dan malam. Tujuannya untuk mewujudkan tertib lalu lintas di Kota Banda Aceh," tegasnya.

Terkait puluhan sepeda motor yang diamankan, ia menegaskan kendaraan tersebut baru akan dilepaskan setelah si pengendara bersama orangtuanya, kepala desa dan tokoh masyarakat tempatnya tinggal hadir ke Mapolresta Banda Aceh.

"Kami memberikan waktu Sabtu malam mendatang agar si pengendara sepeda motor yang diamankan hadir bersama orang tua serta kepala desa, tuha gampong, dan imum mukim ke Mapolresta Banda Aceh," ujar dia.

Selain itu, mereka juga diwajibkan membuat surat pernyataan tidak melakukan balapan liar yang ditandatangani orangtua, kepala lorong, kepala desa, tuha gampong, hingga camat.

"Kami melibatkan orangtua dan perangkat gampong sebagai bentuk pembinaan. Dengan begitu, mereka tahu anaknya terlibat balapan liar yang jelas membahayakan keselamatannya," kata Kombes Pol T Saladin.

taken from http://news.okezone.com/read/2017/06/01/340/1705151/marak-balap-liar-sehabis-salat-subuh-83-sepeda-motor-diamankan-polisi-aceh

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sambut HUT Polwan ke-69, Bagi 500 Coklat dan 300 Bunga Kepada Pengendara yang Melintas

Pentolan Abu Sayyaf Tewas dalam Operasi Militer Filipina

Ujicoba Simpang Susun Semanggi Ditargetkan Juli Ini