Diapresiasi, Pengembangan Pendidikan di Luar Jawa

Rektor lama, Prof Bambang Setiaji menyampaikan perpisahaan saat serah terima di Auditorium Mohamad Djazman UMS, Kabupaten Sukoharjo, Sabtu (22/4). (suaramerdeka.com/Asep Abdullah)

SUKOHARJO, suaramerdeka.com – Pengembangan pendidikan tinggi di luar Jawa yang dirintis Univesitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) diapresiasi oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti).

Ketua Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah VI Jateng Kemenristek Dikti, Prof DYP Sugiharto menyambut baik langkah Rektor lama UMS, Prof Bambang Setiaji yang melebarkan sayap di luar Jawa. Yakni mendirikan Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) yang disetujui Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah. “Terima kasih telah ikut membantu meningkatkan pendidikan kita. Apalagi segera berdiri,” katanya saat menghadiri serah terima Rektor UMS, di Auditorium Mohamad Djazman UMS, Kabupaten Sukoharjo, Sabtu (22/4).

Dia melanjutkan, selain mempersiapkan kampus baru di luar Jawa, UMS juga harus terus berbenah. Meskipun UMS masuk peringkat ke 57 dari 4.529 perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia. Khusus swasta, UMS peringkat 16 dari 3.139 perguruan tinggi. Sementara tingkat Jateng, UMS nomor 2 dari 251 perguruan tinggi. “Rektor baru, Sofyan Anif masih punya pekerjaan rumah. Harus segera menyempurnakan akreditasi yang masih C. Adapun akreditasi A sebanyak 19 program studi yang ada di UMS,” papar dia.

Dalam serah terima pucuk pimpinan UMS dari Prof Bambang Setiaji kepada Sofyan Anif itu, dihadiri Ketua PP Muhammadiyah, Haedar Nasir, Ketua Komisi Yudisial (KY) Aidul Fitriciada Azhari dan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden, Abdul Malik Fajar. Dalam sambutannya, Prof Bambang berharap program peningkatan kualitas pendirikan di tingkat nasional dan internasional dilanjutkan. “Sumber Daya Manusia (SDM) dan infrastruktur sudah kami bangun dengan baik selama satu dekade atau 12 tahun ini. Sekarang semua bisa merasakan,” harap dia.

Rektor UMS, Sofyan Anif usai resmi menerima pengukuhan, berjanji akan melakukan inovasi. Dia akan menjabat sebagai rektor dari 2017-2021 atau empat tahun. Bahkan sejumlah pekerjaan rumah, diantaranya penyempurnaan akreditasi menjadi salah satu prioritas. Untuk kerjasama yang bersifat nasional dan internasional, semakin diperluas. “Apa yang sudah ada, dilanjutkan lagi. Pastinya inovasi terus berjalan sesuai kebutuhan. Diantaranya pengembangan sistem yang berbasis open governance. Jadi semua terbuka,” terangnya.

(Asep Abdullah/CN38/SM Network)

taken from http://berita.suaramerdeka.com/diapresiasi-pengembangan-pendidikan-di-luar-jawa/

Komentar

Pos populer dari blog ini

Pentolan Abu Sayyaf Tewas dalam Operasi Militer Filipina

Ujicoba Simpang Susun Semanggi Ditargetkan Juli Ini

Beredar Tiket Palsu, Panpel PS TNI Janji Perbaiki Kinerja